Relawan Aksi Peduli Gempa Mamuju - Majene Kecamatan Tappalang Sulawesi Barat Tahun 2021

Authors

  • Muhammad Basri Akademi Keperawatan Batari Toja Watampone, Bone, Sulawesi Selatan, Indonesia
  • Kistan Kistan Akademi Keperawatan Batari Toja Watampone, Bone, Sulawesi Selatan, Indonesia
  • Najman Najman Akademi Keperawatan Batari Toja Watampone, Bone, Sulawesi Selatan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.53770/amjpm.v2i2.131

Keywords:

Relawan, Gempa, Majene-Mamuju, Sulawesi barat

Abstract

Gempa adalah guncangan atau getaran tanah yang bisa saja terjadi karena adanya pergerakan kerak bumi atau lempeng bumi. Gempa yang terjadi di Majene-Mamuju Sulawesi Barat menjadi sebuah keprihatinan bersama gempa dengan kekuatan 5,9 SR – 6,2 SR dengan kedalaman 10 KM dari Pusat Gempa mengakibatkan 107 korban meninggal, 3 korban hilang, 11124 korban luka-luka akibat reruntuhan bangunan, 15522 rumah rusak dan 472 Fasilitas umum Rusak. Sebagai wujud kepedulian sesama, memanfaatkan ilmu yang dimiliki dan melaksanakan tugas sebagai tenaga Pendidik maka dibentuk Tim Relawan Korban Gempa Manjenne-Mamuju. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan dukungan moral dan membantu pemulihan kesehatan setelah bencana. Kegiatan ini memiliki sasaran masyarakat Korban Gempa yang berada di Kecamatan Tappalang yang memiliki jumlah korban luka-luka terbanyak yang dilakukan selama lima hari dimulai tanggal 22 Januari sampai 27 Januari Tahun 2021. Tahapan kegiatan ini dimulai dari pengumpulan donasi, Pengemasan Obat dan Logistik, Perjalanan sampai tiba ke Posko, Distribusi Logistik, Pemeriksaan Kesehatan dan Perawatan Luka setelah itu Kepulangan. Kecamatan Tappalang menurut Informasi daerah tersebut merupakan lokasi dengan jumlah korban terbanyak. Dari Informasi itu, Tim relawan langsung menstribusikan logistic yang telah dikumpulkan kemudian melakukan pelayanan pemeriksaan kesehatan, pembagian obat, dan perawatan luka modern baik yang datang di posko maupun dengan cara melalui kunjungan ke posko pengungsian, sebanyak lima Posko Pengungsian yang di kunjungi oleh Tim relawan yaitu Posko Pengungsian Desa Bela, Desa Takandaeng, Desa Kopeang, Desa Tampalang dan Desa Ta’an 35 Korban luka-luka dari yang ringan sampai sedang yang ditemukan di Posko Pengungsian segera dilakukan perawatan Luka Modern.

References

Arnold, J. L. (2002). Disaster medicine in the 21st century: future hazards, vulnerabilities, and risk. Prehospital and Disaster Medicine, 17(1), 3-11.

BNPB. (2012). PERKA No 10 Tahun 2012 Tentang Pengelolaan Bantuan Logistik pada Status Keaadaan Darurat Bencana. Jakarta: BNPB.

BNPB. (2021). Geoportal Data Bencana Indonesia. https://gis.bnpb.go.id/: Direktori Layanan GIS BNPB.

Christanto, J., Rahardja, M., & Setiyono, P. (2011). Gempa Bumi, Kerusakan Lingkungan, Kebijakan dan Strategi Pengelolaan: Liberty.

Glass, R. I., Urrutia, J. J., Sibony, S., Smith, H., Garcia, B., & Rizzo, L. (1977). Earthquake Injuries Related to Housing in a Guatemalan Village: Aseismic construction techniques may diminish the toll of deaths and serious injuries. Science, 197(4304), 638-643.

Kishore, N., Marqués, D., Mahmud, A., Kiang, M. V., Rodriguez, I., Fuller, A., . . . Lemery, J. (2018). Mortality in puerto rico after hurricane maria. New England journal of medicine, 379(2), 162-170.

Nur, A. M. (2010). Gempa bumi, tsunami dan mitigasinya. Jurnal Geografi: Media Informasi Pengembangan dan Profesi Kegeografian, 7(1), 66-73.

Pemerintah RI. (2007). UU RI No 24 Tahun 2007 Tentang Penanggulangan Bencana. Jakarta: Presiden RI.

Sudaryo, M. K. (2019). Karakteristik Cedera dan Pencarian Pengobatan Penyintas Pasca Gempa Bumi 2009 di Kota Padang. Jurnal Dunia Kesmas, 8(4), 247-255.

Utami, J. N. W. (2019). Gambaran Diagnosis Penyakit Pasien Terdampak Gempa Bumi dan Tsunami Palu di Posko Kesehatan Unriyo di Camp Pengungsian Balaroa Tanggal 30 Oktober-3 November 2018. Paper presented at the Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu.

Downloads

Published

2023-02-28

How to Cite

Basri, M. ., Kistan, K., & Najman, N. (2023). Relawan Aksi Peduli Gempa Mamuju - Majene Kecamatan Tappalang Sulawesi Barat Tahun 2021. Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 54–59. https://doi.org/10.53770/amjpm.v2i2.131