Pemberdayaan Remaja Melalui Kesehatan Reproduksi

Authors

  • Tifany Hayuning Ratri Fany Program Studi Ilmu Keperawatan, Universitas Alma Ata, Yogyakarta, Indonesia
  • Despita Pramesti Program Studi Ilmu Keperawatan, Universitas Alma Ata, Yogyakarta, Indonesia
  • Imam Akbar Program Studi Ilmu Keperawatan, Universitas Alma Ata, Yogyakarta, Indonesia
  • Siti Hadijah Program Studi Ilmu Keperawatan, Universitas Alma Ata, Yogyakarta, Indonesia
  • Nurul Ima Alfiah Program Studi Sarjana Administrasi Rumah Sakit, Universitas Alma Ata, Yogyakarta, Indonesia

Keywords:

Kesehatan Reproduksi, Remaja, Pendidikan Kesehatan, Pemberdayaan, Konseling

Abstract

Kesehatan reproduksi remaja merupakan salah satu upaya penting yang harus dilakukan untuk membantu remaja memiliki pandangan, pengetahuan, sikap, dan perilaku seksualitas yang bertanggung jawab. Permasalahan utama bagi kesehatan reproduksi remaja, khususnya di Indonesia, adalah kurangnya informasi tentang kesehatan reproduksi. Tujuan edukasi ini adalah meningkatkan pengetahuan siswa melalui penyuluhan kesehatan tentang pentingnya menjaga kesehatan reproduksi. Metode pengabdian ini dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan menggunakan metode ceramah kesehatan reproduksi remaja yang diikuti oleh 20 siswa di SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta yang bertempat di ruang kelas. Hasil evaluasi menunjukkan 85% peserta mengalami peningkatan pengetahuan dengan rata-rata skor dari 80,6% menjadi 92,2% dengan nilai signifikansi 0,000, mengindikasikan bahwa terdapat perbedaan antara skor pre-test  dan post-test. Diskusi materi yang diberikan meliputi pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi, perawatan, cara menjaga, serta akibat yang muncul dari perilaku seksual yang berisiko. Kesimpulan kegiatan pemberdayaan ini dapat membantu remaja putri dalam menghadapi segala risiko yang terjadi akibat pemahaman yang salah terhadap kesehatan reproduksi. Kesimpulan , pemberdayaan ini dapat  membantu remaja putri menghadapi risiko yang timbul akibat persepsi yang salah tentang kesehatan reproduksi.

References

Amelia, R., & Zahra, F. (2023). Tingkat Pengetahuan Remaja Tentang Kesehatan Reproduksi di SMAN 2 Padang Panjang Tahun 2022. Jurnal Ilmu Kesehatan Afiyah, 10(1), 1–6.

Astri, L. A., Winarni, S., & Dharmawan, Y. (2016). Pengaruh Pemberian Pendidikan Kesehatan Reproduksi Terhadap Tingkat Pengetahuan Remaja Awal Sekolah Dasar Di Daerah Wisata Bandungan, Kabupaten Semarang Tahun 2016. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 4(4), 213-219. Retrieved from: https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jkm/article/view/13999

Aryani, N. P., Idyawati, S., & Salfarina, A. L. (2022). Kurangnya tingkat pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi. Jurnal Lentera, 2(1), 148-153. https://doi.org/10.57267/lentera.v2i1.168

Ernawati, Y., & Ika Mustika Dewi, I.M. (2022). Guided Imagery pada Anak Usia Remaja di Depok, Sleman: Guided Imagery for Adolescents in Depok, Sleman. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Kesehatan, 2(3), 86–93. Retrieved from: https://jurnal.stikes-notokusumo.ac.id/index.php/JPKMK/article/view/224

Ernawati. (2019). Kesehatan Reproduksi Berbasis Keluarga: Keluarga Berencana Alamiah. Bandung: Manggu Makmur Tanjung Lestari.

Ernawati, H. (2018). Pengetahuan kesehatan reproduksi remaja di daerah pedesaan. Indonesian Journal for Health Sciences, 2(1), 58-64. https://doi.org/10.24269/ijhs.v2i1.820

Fidora, I., & Utami, A.S.(2022). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Reproduksi terhadap Tingkat Pengetahuan Remaja. JKA (Jurnal Keperawatan Abdurrab), 5(2), 73-82.

Friscila, I., Samkakai, A., Raro, M. K. D., Sunarti, N. K., Damayantie, R., & Elkagustia, Y. (2022). Peningkatan Pengetahuan Remaja dalam Mengantisipasi Penyebaran COVID-19. Jurnal Abdimas ITEKES Bali, 2(1), 50-55.

Haryani, D. S., Wahyuningsih, W., & Haryani, K. (2015). Peran orang tua berhubungan dengan perilaku seksual pranikah remaja di SMKN 1 Sedayu. Jurnal Ners dan Kebidanan Indonesia, 3(3), 140-144.https://doi.org/10.21927/jnki.2015.3(3).140-144

Indarsita, D. (2018). Tindakan Reproduksi Sehat pada Remaja di SMAN 1 Sunggal Kabupaten Deli Serdang. Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwifery, Environment, Dentist), 12(3), 318-321 https://doi.org/10.36911/pannmed.v12i3.174

Kristina, R., & Sariyati, S. (2018). Hubungan Pendidikan Orang Tua Dengan Kejadian Pernikahan Usia Dini DI Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul. Skripsi. Universitas Alma Ata Yogyakarta.

Kurniawan, R., Khaira, N., Faisal, T.I., Nurmiaty, N. (2024). Pendidikan Kesehatan Reproduksi Pada Anak Usia Remaja Di Pantoloan Boya, Kota Palu. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 7 (12), 5285-5292. https://doi.org/10.33024/jkpm.v7i12.16578

Mawardika, T., Indriani, D., & Liyanovitasari, L. (2019). Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Remaja Tentang Kesehatan Reproduksi Melalui Pendidikan Kesehatan Berupa Aplikasi Layanan Keperawatan Kesehatan Reproduksi Remaja (Lawan Roma) di SMP Wilayah Kerja Puskesmas Bawen Kabupaten Semarang. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama, 8(2), 99-110. https://doi.org/10.31596/jcu.v8i2.408

Narti, S., Rufaridah, A., Dahlan, A., Komalasari, W., Husni, L., & Nasution, L. K. (2024). Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Pada Remaja: Reproductive Health Education for Adolescents. Jurnal Abdi Kesehatan dan Kedokteran, 3(1), 48-55. https://doi.org/10.55018/jakk.v3i1.50

Notoatmodjo, S. (2010). Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta

Permatasari, D., Suprayitno, E., & Yasin, Z. (2023). Determinant Factors Of Early Marriage On Adolescent Reproductive Health In Madura Island. Jurnal Kebidanan Dan Kesehatan Tradisional, 8(1), 33-38. Retrieved from: https://jurnalbidankestrad.com/index.php/jkk/article/view/361

Rahmayani, R. (2024). Hubungan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja Terhadap Perilaku Reproduksi Sehat Remaja Putri. Promotif Preventif, 7(4), 856–860. Retrieved from: https://journal.unpacti.ac.id/index.php/JPP/article/view/1445

Syam, N.F.S.S., Passe, R., & Khatimah, H. (2021). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Reproduksi terhadap Tingkat Pengetahuan tentang Perilaku Seksual Remaja Di SMA Negeri 4 Palopo : Influence of Reproductive Health Education on the Level of Knowledge about Adolescent Sexual Behavior at 4 Palopo State High School. Journal of Midwifery Science and Women’s Health, 2(1), 9–14. https://doi.org/10.36082/jmswh.v2i1.419

Syamsuddin, S. D. (2023). Pengaruh Edukasi Kesehatan Reproduksi terhadap Pengetahuan Pada Remaja Pubertas di SMPN 1 Kapala Pitu. Midwifery, 5(1), 27–33. https://doi.org/10.24252/jmw.v5i1.35187

Safitri, T. (2021). Pendidikan Kesehatan Reproduksi Dan Seksual Yang Komprehensif Membentuk Remaja Berkualitas. Jurnal Ilmu Pengetahuan Cendekia, 1(1), 60–68. https://doi.org/10.51878/cendekia.v1i1.68

United Nations Children’s Fund. (2020). Situasi Anak di Indonesia – Tren, Peluang, dan Tantangan Dalam Memenuhi Hak-Hak Anak. Jakarta: UNICEF Indonesia.

Violita, F., & Hadi, E. N. (2019). Determinants of adolescent reproductive health service utilization by senior high school students in Makassar, Indonesia. BMC public health, 19(1), 286. https://doi.org/10.1186/s12889-019-6587-6

Wahyuningsih, A., & Nurhidayati, E. (2010). Gambaran Tingkat Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja Pada Siswa Di SMP Muhammadiyah 6 Klaten. Diploma Thesis. Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta.

Yunanda, R., Suwarni, L., Hartini, L., & Delvita, Y. (2023). Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Pada Remaja Di Posyandu Pondok Pesantren Al-Muqorrabun Pontianak. Pengabdian Kolaborasi Dan Inovasi, 1(5), 689–696.

Downloads

Published

2026-02-28

How to Cite

Fany, T. H. R., Pramesti, D., Akbar, I., Hadijah, S., & Alfiah, N. I. (2026). Pemberdayaan Remaja Melalui Kesehatan Reproduksi. Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 265–271. Retrieved from https://www.journal.ahmareduc.or.id/index.php/AMJPM/article/view/568